Berikut Cara Kerja Teknologi Fingerprint Smartphone yang Harus Anda Ketahui

0
8

Cara Kerja Teknologi Fingerprint Smartphone,¬†Maraknya pembobolan ponsel yang sering terjadi tentu saja membuat pengguna ponsel resah. Banyak data-data penting yang diambil sehingga merugikan pemilik ponsel itu sendiri. Sehingga para pakar teknologi berputar otak bagaimana menciptakan keamanan pada sebuah handphone, terutama yang berjenis smartphone. Sebenarnya, sudah ada 3 sistem keamanan yang swvekysebe berkembang , yaitu PIN, Password, dan Pola Kunci Layar Namun sayang ketiga sistem itu masih memiliki celah keamanan sehingga tetap mudah untuk ditembus. Hal ini bukan alasan, PIN bisa ditebak oleh orang lain, begitupun dengan password dan kunci layar juga mudah untuk ditebak. Karena alasan itulah maka muncul teknologi baru bernama “fingerprint“. Seperti apakah teknologi ini?

Mengenal Teknologi Fingerprint Teknologi fingerprint atau yang lebih dikenal dengan sebutan sidik jari merupakan sistem keamanan yang memanfaatkan sidik jari seseorang. Fingerprint diciptakan tentu saja untuk menciptakan keamanan pada sebuah smartphone dari tangan-tangan jahil yang berusaha membongkar rahasia dan data penting yang terdapat di dalam ponsel cerdas yang anda miliki. Setiap orang memiliki sidik jari yang berbeda, otomatis hanya anda yang bisa membuka akses smartphone tersebut, tak ada orang lain yang bisa membukanya. Dahulu memang hanya smartphone ysng memiliki harga di atas 2 jura, namun untuk sekarang seharga di bawah 2 juta pun teknologi ini sudah mulai di sematkan, contohnya yaitu HP Xiaomi. Bagaimana cara kerja fingerprint? Berikut penjelasannya

Baca juga: teknologi terbaru smartphone android era sekarang

 

Cara Kerja Teknologi Fingerprint Smartphone

 

1. Capacitive Scanners

cara kerja teknologi fingerprint

Teknologi fingerprint ini menjadi teknologi umum yang banyak digunakan oleh smartphone pada saat ini. Capacitive Scanners menggunakan sebuah sensor ultrasonik berupa kapasitans untuk memindai suatu sidik jari. Kapasitor ini akan menyimpan muatan iistrik yang dihubungkan dengan piringan konduktif pada layar smartphone. Dengan begitu, bisa anda gunakan untuk melacak detail suatu sidik jari. Sementara itu, muatan listrik yang ada pada kapasitor akan berubah ketika bagian garis menonjol pada sidik jari anda tempelkan pada piringan tersebut. Itulah cara membaca sidik jari dengan sistem capasitive

Baca juga : mengenal teknologi li-fi teknologi pengganti wifi masa depan

2. Ultrasonic Scanners

ultrasonic cara kerja fingerprint smartphone

Teknologi pemindaian sidik jari yang satu ini memanfaatkan gelombang sensor ultrasonik. Hasil pemindaian fingerprint menggunakan sensor tersebut sudah berkualitas tiga dimensi sehingga sulit untuk dipalsukan oleh orang lain. Teknologi itu dikembangkan pertama kali oleh Qualcomm dengan nama Ultrasonic Fingerprint Scanner. Secara kinerja, scanner sidik jari ini memiliki sistem yang berbeda dari model sebelumnya. Ultrasonic Scanners tetap bekerja walaupun jari-jari anda penuh dengan debu ataupun kotoran, bahkan saat jari anda berkeringat, teknologi ini tetap bisa bekerja. Pemindai sidik jari ultrasonik juga bisa berfungsi melalui permukaan yang berbahan kaca dan logam. Hal itu bukan tidak mungkin dikembangkan oleh para vendor untuk menanamkan sidik jari tersembunyi di bagian bawah smartphone supaya tidak mengurangi nilai keindahan dari sebuah perangkat.

3. Optical Fingerprint Scanners

cara kerja fingerprint android

Bisa dibilang, jika sistem optical fingerprint scanners merupakan metode tertua pemindaian sidik jari. Optical fingerprint scanners memanfaatkan cahaya ketika merekan pola sidik jari. Caranya, jari diletakan di atas scanner yang terbuat dari sebuah kaca. Setelah itu, dari bawah ada pemancar cahaya yang membuat ujung jari menjadi bercahaya. Pantulan cahaya ditangkap oleh alat penerima sehingga didapatkan foto sidik jari Selanjutnya dari bawah pemindai, pemancar cahaya menerangi permukaan ujung jari. Pantulan cahaya ditangkap alat penerima sehingga foto sidik jari didapat. Pemindaian ini menggunakan teknik algoritma yang mendeteksi pola unik yang ada pada permukaan sidik jari. Lalu, algoritma menganalisis dengan sisi gelap sebagai tanda cahaya reflektif dan sisi terang sebagai tanda cahaya kurang reflektif. Sistem ini masih memiliki kekurangan yaitu hanya dapat menangkap gambar 2D dan dapat berjalan tergantung kondisi jari seseorang. Jika kulit jari kotor ataupub terkelupas, maka pemindai gagal mendeteksi sidik jari anda

Penutup
Dengan adanya teknologi fingerprint smartphone membuat keamanan ponsel anda semakin terjamin. Sidik jari anda berguna untuk membuka suatu kunci aplikasi. Hal itu berbeda ketika membuka menggunakan password, PIN, ataupun pola yang bisa saja lupa sehingga salah dalam membukanya. Sementara sidik jari bersifat paten dan tidak mungkin berubah-ubah. Cukup dengan meletakkan jari anda, maka aplikasi bisa langsung terbuka. Demikian sedikit pembahasan tentang cara kerja teknologi fingerprint smartphone semoga bermanfaat.

Tinggalkan Komentar

Please enter your comment!
Please enter your name here