Mengenal Teknologi Li-Fi, Teknologi Masa Depan Pengganti Wi-Fi

Mengenal Teknologi Li-Fi - Berselancar di dunia maya merupakan hal yang sering dilakukan oleh banyak wajar. Hal ini wajar, mengingat internet kini menjadi salah satu kebutuhan bagi hampir setiap orang. Bagi anda, seorang mahasiswa/mahasiswi internet juga menjadi kebutuhan penting terutama untuk mencari tugas kuliah yang diberikan oleh dosen. Harga kuota internet kini semakin mahal, membuat para mahasiswa berputar otak untuk menekan dana supaya tidak terlalu banyak dihabiskan untuk paket internet saja. Apalagi, untuak anak kos pasti terasa sangat memberatkan. Tapi untungnya, di kampus tersedia layanan Wi-Fi yang bisa dinikmati secara gratis oleh para mahasiswanya. Wi-Fi merupakan suatu teknologi nirkabel untuk jaringan internet ini kini keberadaannya sudah mulai terancam dan akan digantikan oleh teknologi baru. Teknologi ini telah diteliti di Universitas Oxford dan digadang-gadang bakal menggantikan Wi-Fi. Apa nama teknologi tersebut? Teknologi tersebut bernama Teknologi Li-Fi yang merupakan suatu teknologi terbaru dimana cahaya dijadikan medium pengantar data yang mampu mentransfer data hingga mencapai kecepatan 100 Gbps.

Apa Itu Teknologi Li-Fi?

teknologi masa depan lifi
LiFi merupakan singkatan dari Light Fidelity. Teknologi Li-Fi disebut teknologi nirkabel dua arah yang memiliki kecepatan sangat tinggi dan pertama kali cetuskan oleh Profesor Harald Haas. LiFi memanfaatkan cahaya tampak sebagai media pengantar data. Menurut data terbaru, teknologi ini memiliki kecepatan 100 kali lebih cepat dari WiFi yaitu mencapai 224 gb/detik. (Sumber : wikipedia)

Bagaimana Cara Kerja Teknologi Li-Fi?

Sejatinya, Wifi maupun Lifi memiliki sistem yang hampir sama, mentransmisikan data secara elektromagnetik. Namun perbedaannya, Teknologi WiFi menggunakan gelombang radio sebagai mediumnya, sedangkan teknologi Li-Fi menggunakan gelombang cahaya tampak. Untuk menggunakannya, anda membutuhkan 2 sumber cahaya yang diletakkan di ujung perangkat. Anda bisa menggunakan cahaya LED atau Light Sensor. Saat LED menyala, maka sensor cahaya pada ujung perangkat lainnya akan mendeteksi dan membaca sebagai biner 1. Lantas. Bagaimana data bisa dikirim dengan teknologi Li-Fi? Dengan cahaya LED, terkirimkan pesan yang nantinya ditangkap oleh detector cahaya pada perangkat lain. Lalu bagaimana bisa LiFi dinyatakan lebih cepat dalam mengirimkan data dibandingkan dengan WiFi? Hal ini mengacu pada sebuah teori yang menyebutkan jika spektrum cahaya tampak sepuluh ribu kali lebih cepat daripada gelombang radio yang biasa digunakan pada WiFi. Jika cahaya yang dikirimkan lebih banyak, ini artinya data juga dikirimkan lebih cepat.

Baca juga : Cara Download Sebagian Video Di Youtube ( PC/Mobile )

Apa Kelebihan Teknologi Li-Fi?

Teknologi Li-Fi memiliki beberapa kelebihan, diantaranya dapat mengirimkan data dengan lebih cepat berkat adanya jumlah cahaya yang banyak. Selain itu, kelebihan lainnya teknologi ini dapat digunakan dengan mudah dan bisa mengaksesnya dimanapun, sekalipun di tempat yang tak dapat dijangkau kabel optik sekalipun. Teknologi Li-Fi juga memiliki kelebihan dapat mengurangi polusi Elektromagnetik yang dihasiilkan gelombang radio. Adapun kelebihan lainnya yaitu :
  • Tidak terlalu banyak membutuhkan piranti, cukup gunakan LED sebagai sarana untuk mentransfer data
  • Teknologi ini aman dari serangan peretas karena tak dapat menembus dinding
 

Apa Kekurangan Teknologi Li-Fi?

Meski disebut-sebut bakal menggantikan teknologi WiFi tapi bukan berarti Liight Fidelity(LiFi) tidak memiliki kekurangan sama sekali. Penerapannya masih membutuhkan pandangan langsung (direct line of sight) ke perangkat tujuan. Direct line ini masih harus dilengkapi penerima khusus, penggunaannya masih dinilai terlalu ribet. Selain itu, cahaya yang digunakan tidak bisa diaplikasikan di luar ruangan karena dapat mempengaruhi sinyal Li Fi hal ini dikarenakan sistem LiFi yang tidak dapat menembus tembok, jadi untuk menikmatinya, harus berada dalam satu ruangan dengan teknologi tersebut. Tentu saja tidak praktis. Dibalik kekurangannya, LiFi tetap dianggap teknologi yang cukup potensial. Apalagi jika di masa depan dapat diaplikasikan pada area yang dapat mengganggu aktivitas karena frekuensi radio, misalnya rumah sakit. Tentu sangat menarik jika teknologi ini benar-benar akan digunakan, mengingat banyak keuntungan yang akan didapat jika menggunakan teknologi LiFi

Penutup

Mengingat teknologi Li-Fi ini masih dikatakan baru, tentu masih perlu dikembangkan dan diperbaiki lagi agar bisa dimanfaatkan oleh banyak orang. Itulah sedikit review tentang teknologi LiFi yang disebut bakal bisa menggantikan WiFI yang ada saat ini. Kita tunggu saja bagaimana perkembangan teknologi yang satu ini di masa depan. Semoga Teknologi Li-Fi ini lebih baik dari teknologi wi-fi yang ada pada saat ini.

Berlangganan update artikel terbaru via email:

0 Response to "Mengenal Teknologi Li-Fi, Teknologi Masa Depan Pengganti Wi-Fi"

Posting Komentar

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel